#MimpiKawancut: “Time Lapse.”
“FIUUH! Berakhir juga hari ini.” Gue
ngomong sendiri sambil tidur-tiduran dikamar gue sembari menatap
langit-langitnya. Badan gue terasa tak bertulang belakang. Dimulai dari tadi
pagi-pagi berangkat buat Talkshow tentang buku kelima gue di daerah
Jakarta-Selatan. Lalu dilanjut sama reuni besar SMA gue.
![]() |
belilah dan jangan MINJEM. |
Enggak terasa udah beberapa tahun setelah buku
pertama gue dicetak ulang (Alhamdulillah sekarang udah cetakan ke dua puluh dua
sih hehehe) dan kira-kira udah enam menjelang tujuh tahun semenjak hari
kelulusan gue di SMA. Semuanya berjalan di jalan yang enggak kita tau. Dijalan
yang enggak pernah diduga. Ketika gue sampe disana gue liat beberapa temen gue
yang berhasil ngeraih cita-citanya jadi diploma,
pengacara, malah sampe ada yang
melenceng dari jalur jurusan yang semestinya. Ya, seseorang yang tadinya gue
kenal sebagai anak jurusan IPA bisa nyasar masuk ke dunia perbankan. Dan pada
akhirnya gue berakhir disini sebagai; penulis.
Mereka semua enggak terlalu tampak
beda jauh. Cuma tubuh mereka yang terlihat sedikit bertambah besar, wajah-wajah
yang mulai tua, dan pastinya pola pikir dewasa. Disana ada beberapa wajah yang
gue masih segar dikepala gue. Ada Indra, dia dulu pernah jadi temen sebangku
gue. wakil ketua osis yang dulu suka makan jengkol. Dulu kisahnya pernah gue
tulis di blog ini juga, dan juga keluar di buku pertama gue. Indra yang dengan
segala macam tipu muslihatnya mampu menghilangkan status jomblo gue. Ada juga
Anjar, manusia yang setengah-setengah diciptakan oleh Tuhan karena ada pesanan
lebih ini enggak pernah malu menyatakan perasaannya kepada orang yang dia suka.
Kepada orang yang sama walaupun dia tahu
akhirnya dia bakal dapet jawaban yang sama; ditolak. Dan beberapa temen-temen
gue yang lain. Yang namanya masih gue ingat, sampai yang sudah lupa, bahkan
yang dari dulu gue enggak tau namanya sama sekali.
Mereka semua keliatan keren ketika
ngomongin profesi masing-masing. Ada yang ngobrol dengan elegan, ngobrol macam
tante-tante dapet arisan, dan ada yang tadinya elegan berubah jadi kayak
tante-tante karena keselek minuman. Yang jelas, mereka semua udah jadi orang.
Ya walaupun enggak usah ditanya mereka itu dulunya adalah zigot. Tapi yang
jelas, mereka keren.
Mungkin cuma gue yang keliatan kayak
ABG berwajah tua, yang masih punya badan kurus dan kemana-mana cuma make
t-shirt, jeans, dan jacket, padahal udah gue udah mulai berumur. Ngomongin
tentang saat gue masih sekolah. Gue jadi keinget waktu dimana kita ngomongin
tentang cita-cita masing-masing. Dan gak terasa semua itu udah terlewati. Saat
itu gue cerita ke teman-teman, gue kepengin jadi penulis. Gue ingat ketika gue
mengawali karir sebagai blogger ecek-ecek yang baru gabung sama komunitas
blogger yang udah ngebikin gue seperti ini. Yap, the one and only komunitas
blogger kreatif: KancutKeblenger
. Komunitas yang akhirnya bikin gue semangat lagi buat nulis setelah beberapa bulan vakum, karena gue merasa blog gue sepi, dan yang ngunjungin cuma sedikit.
Dari KK (singkatan KancutKeblenger)
gue jadi ngerti banyak tentang blog. Dan menurut gue yang paling penting itu
adalah: kita harus se-kreatif mungkin, rajin-rajin ngepost hal baru, dan
blogwalking. Dari blogwalking akhirnya blog gue jadi lebih banyak dikunjungin
sama temen-temen blogger yang lain, dan yang pastinya pembaca gue akhirnya
bukan cuma adik-adik atau temen sekelas gue lagi.
***
Mari mengenang masa lalu sejenak.
Ketika semua tulisan di blog gue rampung jadi satu. Tulisan ketika gue pernah
punya pacar, putus, kenalan dengan berbagai macam cewek yang freak, sampai pada akhirnya punya pacar
lagi. Dan beberapa kisah-kisah kecil yang gue tulis di blog yang mempunyai satu
benang merah yang sama. Bisa berubah jadi sebuah blook dengan judul “Jomblo 4
Musim” anehnya semua kisah-kisah gue itu berhasil ngehibur orang banyak.
Ngebuat sebuah impian gue terkabul; jadi penulis.
![]() |
ini waktu draft pertama selesai :D |
Oh iya, tadi sehabis pulang dari
reuni. Gue sempet ketemu sambil ngopi-ngopi bareng temen-temen blogger dari
kancut keblenger juga. Udah banyak temen-temen blogger gue yang bukunya laris
juga dipasaran. Senengnya impian kita jadi kenyataan.
Tapi ada satu yang ngebuat gue iri
oleh sebagian dari mereka. Apalagi kalau bukan, buku mereka ada yang udah di
jadiin film. Siapa penulis yang nggak mau bukunya diangkat ke layar lebar? Tapi
sifat iri gue ke mereka bukan gue jadikan sebagai bahan dengki. Gue pacu semangat
iri gue jadi semangat berkarya. Gue belajar nulis skenario, banyak baca buku
tentang menulis skrip, ini rahasia ya, sampai pada akhirnya buku pertama gue
dilirik sama salah satu rumah produksi. Dan akhirnya... Jomblo 4 musim bakal
berpindah dimensi, dari sebuah buku, jadi film. How lucky i am, dan sekarang lagi proses reading.
Gue masih tidur-tiduran sambil
memandang langit-langit kamar rumah gue. enggak terasa jam dinding di sudut
kamar gue udah menunjukkan pukul 01.27 pagi. Gue mencoba untuk menutup mata gue
sambil mengingat semua hal yang udah terjadi seharian penuh ini. Tanpa sadar
semua waktu berjalan begitu cepat, waktu berjalan diam-diam, dan waktu berjalan
tanpa menunggu.
hahaha jomblo mpat musim
BalasHapushttp://mahasiswa7.blogspot.com/2013/10/kota-pontianak-di-usianya-ke-242-tahun.html
iyaa.. gan. soalnya diambil dari pengalaman cinta yg gagal
HapusBukunya hiburan buat ane nih. #salamjomblo #salamkancut
BalasHapusthanks gan.. sama-sama #salamjomblo (-X-)
HapusJomblo? o ya, sekarang gue gak jomblo lagi gan :P
BalasHapuso ya, kapan rencana putus?
Hapushidup menulis !!!
BalasHapuscek dong http://nulisbuku.com/books/view_book/4977/dinding-gusdi-hasil-coretan-manusia-bodoh
Heedupp XD
Hapusmimpi yang bagus! terus bermimpi kak dan berjuang ngewujutinnya ;D salam kawancut ;D
BalasHapussalam kawancut jugaaa!! makasiih
BalasHapus